Harga Daging Ayam Sempat Naik Sampai Rp 50 Ribu Usai Lebaran

 

Usai Lebaran, harga daging ayam di Surabaya dan Sidoarjo mengalami kenaikan sampai Rp 50 ribu per kilogram. Namun kini, harganya sudah kembali normal.

Salah seorang ibu rumah tangga, Asfiani (65) mengaku kaget pas belanja ayam bersama harga Rp 50 ribu per kg. Ani, sapaan akrabnya mengatakan, dirinya hendak belanja ayam untuk opor.

“Saya beli ayam di pasar sampai Rp 50 ribu. Tapi tadi pagi beli kembali sudah turun menjadi Rp 38 ribu,” kata Ani
Ketua Satgas Pangan Polda Jatim Kombes Farman mengakui, sempat tersedia kenaikan harga ayam di Surabaya dan sekitarnya.

Farman menyebut, penyebab utama kenaikan harga ayam potong yaitu tingginya permintaan dibanding bersama suplai ayam potong.

Lalu, sepanjang libur Hari Raya Idul Fitri, banyak pekerja perusahaan pemotongan ayam yang diliburkan atau libur bergilir. Termasuk para penduduk yang menyuplai ayam potong di pasar tradisional maupun para pekerjanya terhitung libur. Walaupun tersedia yang sudi bekerja tetapi mereka minta upah dua kali lipat berasal dari harga normal,” papar pria yang terhitung menjabat sebagai Dirreskrimsus Polda Jatim ini.

Selain itu, Farman mengatakan, kebijakan pemerintah yang melarang penduduk mudik, sebabkan permintaan ayam ikut meningkat.

“Ada fakta meningkatnya permintaan ayam potong untuk Lebaran tahun ini dikarenakan tersedia kebijakan pemerintah Larangan mudik. Lalu ada kebijakan pemerintah untuk menghalangi penangkaran ayam potong atau cutting HE 10 sampai 20 persen, sebagai respons jatuhnya harga jual daging ayam potong pada bulan Februari 2021,” ungkap Farman.

“Tak cuma itu, kenaikan harga ayam potong terhitung dikarenakan sebagian bulan terakhir, dikarenakan berlangsung cuaca ekstrem. Banyak kandang ayam peternak tradisional yang rusak akibat hujan dan angin kencang,” imbuhnya.

Farman menyebut, bagian unit 3 Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim sudah jalankan cek harga secara random di sebagian lokasi. Yakni di Pasar Wonokromo Surabaya dan Transmart Ngagel.

“Dari hasil interview pada pedagang ayam di Pasar Wonokromo didapat fakta, harga ayam potong hari Jumat dan Sabtu tanggal 14 dan 15 Mei 2021 sebetulnya menggapai Rp 50 ribu per kilogram. Lalu Hari Minggu 16 Mei 2021 turun menjadi Rp 45 ribu dan Senin (17/5) kembali turun menjadi Rp 40 ribu per kilogram,” tahu Farman.

Sementara di Trans Mart Ngagel Surabaya, didapat fakta harga daging ayam potong stabil yaitu Rp 35 ribu per kilogram.

“Fakta ini mengindikasikan bersamaan bersama pascalibur Hari Raya Idul Fitri 1442, bersama kembalinya normalitas masyarakat, harga ayam potong berangsur kembali normal,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *