Bandara Baru Kalteng Diresmikan Ma’ruf Amin

Berita Kalteng – Bandara Haji Muhammad Sidik di Kalimantan Tengah (Kalteng) telah diresmikan. Peresmian ditunaikan segera oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Bandara ini terdapat di kawasan Muara Teweh, Barito Utara, Kalimantan Tengah. Bandara ini dibangun untuk menyokong kawasan food estate di Kalimantan Tengah. Bandara selanjutnya baru dibangun dan mengambil alih peran Bandara Beringin yang ditutup permanen.

Bandara Beringin sendiri disebut telah tidak dapat dikembangkan ulang gara-gara letaknya yang berada di tengah kota. Selain itu, Bandara Beringin juga kekurangan lahan gara-gara letaknya di tengah kepadatan.

1. Penopang Kawasan Food Estate

Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyatakan bandara ini dibangun bersamaan bersama pembangunan food estate di Kalimantan Tengah.

Nantinya bandara ini akan jadi layanan pendukung transportasi berasal dari dan menuju food estate. Apalagi Ma’ruf juga menyatakan food estate adalah program strategis nasional.

“Pengadaan bandara ini juga bersamaan bersama pembangunan lumbung pangan di Kalimantan Tengah. Kita ada food estate di Kalteng yang jadi program strategis nasional,” ujar Ma’ruf di dalam sambutannya.

 

2. Telan Biaya Rp 380 M, Ini Fasilitasnya

Budi Karya menyatakan bandara ini dikembangkan bersama biaya sebesar Rp 380 miliar. Secara teknis, bandara ini miliki runway alias landasan pacu selama 1.400 meter bersama lebar 30 meter.

Total kapasitas penumpang bandara Haji Muhammad Sidik sebesar 50 ribu orang per tahun.

“Dengan runway tersebut, bandara ini dapat didarati pesawat model ATR-72. Bila nanti ini berkembang maka akan diperhatikan pembangunan kelanjutan untuk runway dan pembangunan kesibukan lainnya di sini,” kata Budi Karya.

Budi Karya juga menyatakan Bandara Haji Muhammad Sidik diharapkan dapat untuk menopang dan menghubungkan potensi alam di Kalimantan Tengah ke luar daerah. Salah satunya adalah kelapa sawit.

“Dari pesawat kita lihat banyaknya potensi alam, kelapa sawit, ini tentu akan jadi suatu dukungan,” ungkap Budi Karya.

3. Sudah Punya 2 Jadwal Penerbangan

Meski bandara ini baru dibangun, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menyebut hingga pas ini Bandara Haji Muhammad Sidik telah melayani dua penerbangan.

Pertama, penerbangan perintis rute Palangkaraya-Muara Teweh. Kemudian, yang ke-2 adalah penerbangan niaga tak berjadwal bersama rute Banjarmasin-Muara Teweh.

“Kami optimis ini akan berkembang dan lebih banyak penerbangan lainnya. Dengan begitu dapat menambah kesibukan ekonomi penduduk di Kalimantan Tengah, khususnya Muara Teweh,” ujar Sabran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *