Inspirasi Pengusaha Sukses Senapan Angin Dari Kediri

Inspirasi Pengusaha Sukses Senapan Angin Dari Kediri

Dari hobi untuk bermain senapan angin milik ayahnya, dapat membawa rezeki yang menggoda untuk laki-laki Ridwan dari Kediri ini. seseorang itu, yang telah memulai bisnis ini selama 20 tahun, mengakui peluang sangat besar dalam bisnis ini. walaupun Ridwan harus melampaui berbagai hambatan.

penjual senapan angin

Ridwan yang telah memiliki dua toko senapan angin di daerah Kediri mengakui senapannya bukan produk ilegal karena tidak melebihi aturan yang telah ditetapkan. Yakni harus 4,5 mm ukuran pelurunya kalau lebih berarti ilegal

Orang yang pertama kali bekerja sebagai seorang guru bahasa Inggris di sebuah institusi pendidikan mengakui sejak kecil telah mencintai senapan angin, sehingga untuk masalah merakit atau membuat senapan yang telah menjadi rutinitas nya, dan pada saat ini seorang pria dari 40 tahun telah memiliki 10 pekerja untuk membantunya dalam bisnis ia jalani.

Ridwan mengatakan juga bahwa rasa ingin tau tentang senapan angina sudah ada pada dirinya sejak kecil. Biasanya ia membaca dan mengumpulkan buku tentang senapan angina dan saat ini ridwan sudah memperkerjakan 10 karyawan untuk produksi

Harga yang ditawarkan Ridwan Rp 4 juta sampai Rp 4 juta dan bisnis melalui ini dapat menuai omset melalui kedua tokonya, sekitar Rp10 Juta per bulan.

Ridwan berharap untuk pengembangan mendapatkurang dukungan lain dari pemerintah untuk memudahkan perizinan sehingga produk mereka bisa Go International.

Untuk go internasional produknya perlu adanya dukungan pemerintah tentang perizinan tentang produknya dan penjual senapan angin lainnya kata ridwan

Para pecinta senapan  angin tidak selalu membeli senapan angin untuk berburu binatang, tetapi mereka lebih baik melihat sisi seni dari senapan tersebut. Begitu banyak membuat senapan angin sebagai komplemen untuk ditampilkan di rumah.

 Ridwan juga berpesan kepada pemakai senapan angin yang kepemilikannya digunakan untuk berburu jangan sampai merusak ekosistem yang telah ada dan sampai di salah gunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *