HAKIKAT KEROMANTISAN

Hakikat Romantis

Hakikat Keromantisan – artikel ini akan memvisualisasikan arti esensial dari sebuah keromantisan yang kebanyakan orang keliru dalam mendeskripsikannya. Sebisa mungkin penulis akan menyajikan hasil karya ini dengan algoritma yang berawal dari sebuah penelitian sederhana.

Masa remaja yang masih terbilang labil, kerap sekali menggembar-gemborkan kata romantis romantis di hadapan kekasihnya. Lantas, apakah ungkapan kebanyakan tersebut relevan dengan kenikmatan batin ysng sesungguhnya? Mari kita simak bersama penjelasan di bawah ini.

PROLOG

Prolog Hakikat Keromantisan

Hampir dalam segala urusan yang berkaitan dengan hubungan asmara cinta, keromantisan adalah moment paling diharapkan oleh setiap pasangan. Bahkan sampai harus menempuh sebuah pengorbanan dan perjuangan yang mati-matian untuk menciptakan nuansa romantis bersama pasangan.

OBSERVASI PENGERTIAN ROMANTIS

Esensi Menikah

Penulis pernah kroscek ke beberapa pasangan guna menanyai mereka mengenai esensi apa itu keromantisan. Dari eksperimen yang menguras malu ini, penulis mendapati jawaban yang beraneka ragam. Ada yang berstatement bahwa moment romantis ialah kondisi dimana kita sanggup tertawa lepas sebagai bentuk terwujudnya sebongkah kebahagiaan, ada yang berpendapat sederhana pula bahwa romantis itu saat diberi bunga oleh orang terkasih, ada juga yang mengatakan kalau romantis merupakan benih kegembiraan yang tumbuh saat pertama kali perasaan cinta ditanam.

KEROMANTISAN SEBELUM MENIKAH

 Hakikat Keromantisan Sebelum Menikah

Dari berbagai definisi keromantisan tersebut, nyatanya tidak ada keromantisan yang hakiki dalam hubungan dua insan kecuali pasca terwujudnya pernikahan. Jika ada yang mengatakan bahwa saat teromantis hanya tumbuh pada masa pacaran, tentu dia sedang mengidap kekeliruan kronis dan perlu dirawat di rumah rehabilitasi. hiahiahia..

Ibarat sedang bakar sate, keromantisan saat pacaran hanyalah asapnya saja. Kita sebatas menghirup semerbak aroma sedapnya yang begitu enak namun sedikitpun tidak kuasa menikmati dagingnya. Jadi, keromantisan dalam pacaran sebenarnya hanya lamat-lamat, konsep pemikiran yang kabur. Sebab itu hanyalah manipulasi siluman nafsu, sekadar perubahan wujud gairah cinta yang terbilang labil.

KEROMANTISAN SEHABIS MENIKAH

Hakikat Keromantisan Sesudah Pernikahan

Berbeda ketika sudah menikah, keromantisan yang dicapai merupakan keromantisan yang berlandaskan cinta, kasih sayang dan kesadaran penuh sebuah tanggung jawab. Contoh keromantisan yang bisa kita tangkap secara sederhana antara saat pacaran dan pasca pernikahan adalah sebagai berikut ini: jika saat pacaran panggilan “sayang” terdengar alay, namun pasca menikah panggilan kesayangan seperti abi umi, ayah bunda, kanda dinda, mas nduk, dll akan terasa sosweet.

Baca Juga: Kado Pernikahan ekonomis yang ellegan

PERBEDAAN SIGNIFIKAN

Perbedaan Hakikat Keromantisan

Jika masih saja ada yang ngeyel membicarakan betapa romantisnya seorang pemuda yang memberikan bunga kepada pacarnya di tempat umum, atau ngedate bareng di suatu tempat yang indah, itu sebenarnya mereka berdua belum merasakan betapa romantisnya pasangan suami istri yang bersujud bersama di sepertiga malam, makan sepiring berdua bergantian menyuapi, berbagi rasa merawat bayi, dan menceritakan sebuah kisah dengan istri bersandar di bahu suaminya. Anak muda mana tahu hal sesakral itu.

Segala bentuk keromantisan saat pacaran ibarat cincin berbahan uang receh lima ratusan. Sementara momentum keromantisan pasca menikah merupakan moment emas pada perjalanan hubungan. Dimana dari mulai membuka mata sampai hendak memejamkan mata, moment bersama pasangan halal akan selalu terasa menggembirakan penuh kesan. Bercengkrama tanpa takut menimbulkan fitnah dan dosa, cium kening sebelum dan setelah bangun tidur, masak bersama disaat cuti kerja, atau jalan-jalan bersama ke luar kota tanpa harus dicariin orang tua, apa kurangnya coba?

EPILOG

Epilog

Selain itu, keromantisan di masa-masa setelah pernikahan juga tidak hanya menumbuhkan kebahagiaan. Tetapi juga merindangkan sebuah ketenangan dan kenyamanan yang mendalam. Jadi, kalau ada lawan jenis yang berjanji akan memberimu keromantisan dengan jalur pacaran, tolong luangkan waktu untuk membisiki telinganya, bilang ke dia jika yang paling romantis ialah masa-masa setelah dia melafalkan qobiltu di depan mudin, wali nikah dan para saksi. Romantis ialah ketika seorang pria serius dan sanggup mengajakmu duduk di pelaminan. Bukan malah mengecerkanmu ke tempat-tempat umum. Tahu kan seberapa murah barang yang diecerkan ??

Semoga jodoh kalian mampu mencerahi jalan kelakmu, mampu menuntun dan menunjuki jalan menuju keabadian cinta…

Amiiin..

Sekian..

Sumber: Sepatumerah.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *