Solusi Penanganan Kaki yang Diamputasi dengan Kaki Palsu

Penanganan Kaki yang Diamputasi dengan Kaki Palsu – Amputasi adalah hilangnya satu atau lebih bagian tubuh, seperti jari, lengan, atau kaki. Amputasi juga mungkin sengaja dilakukan untuk mengobati luka, penyakit, dan infeksi yang terjadi. Fungsi lain dari amputasi adalah untuk mengangkat tumor dari tulang dan otot. Selain itu, bagian yang terputus dapat disambungkan kembali jika bagian yang terputus menerima perawatan yang sesuai.

Amputasi akan diperlukan jika orang tersebut memiliki infeksi parah pada anggota tubuh mereka atau telah berkembang menjadi gangren akibat penyakit arteri perifer. Selain itu, bagian tubuh yang terpotong jika seseorang mengalami trauma serius pada salah satu bagian tubuhnya, seperti luka akibat kecelakaan atau luka bakar. Amputasi juga dapat dilakukan untuk penyandang disabilitas.

Penanganan Kaki yang Diamputasi dengan Kaki Palsu

Solusi Penanganan Kaki yang Diamputasi dengan Kaki Palsu
Solusi Penanganan Kaki yang Diamputasi dengan Kaki Palsu

Setelah amputasi, Anda mungkin akan diberikan oksigen melalui masker dan cairan infus selama beberapa hari. Selanjutnya, kateter urin akan ditempatkan di kandung kemih Anda selama operasi. Tujuannya untuk membuang air seni yang keluar beberapa hari setelahnya. Karena itu, Anda tidak perlu khawatir ke toilet jika tubuh masih menempel.

Operasi amputasi yang dilakukan dapat menyebabkan rasa sakit. Karena itu, dokter akan memberi Anda obat penghilang rasa sakit jika Anda membutuhkannya. Beri tahu tim medis yang merawat Anda jika obat penenang tidak berpengaruh, karena Anda mungkin memerlukan dosis yang lebih besar dan lebih kuat. Selain itu, anestesi lokal untuk saraf juga dapat membantu mengurangi rasa sakit.

Oleh karena itu, beberapa penanganan atau adaptasi yang dapat dilakukan pasca amputasi adalah:

Adaptasi Emosional Diri

Menyesuaikan diri secara emosional dengan seseorang yang baru saja menjalani amputasi. Hal ini dikarenakan seseorang yang baru saja kehilangan sebagian tubuhnya pasti mengalami depresi, karena menganggap dirinya berbeda. Oleh karena itu, dukungan keluarga dan orang-orang terdekat sangat dibutuhkan untuk mengatasi hal tersebut. Penyesuaian juga harus dilakukan pada orang tersebut terhadap dirinya yang “baru”.

Melakukan latihan

Latihan umumnya akan dilakukan pada orang yang telah mengalami amputasi. Latihan ini meningkatkan kekuatan, keseimbangan, fleksibilitas, dan kebugaran kardiovaskular. Selain itu, terapis akan mencoba membiasakan orang tersebut berjalan dengan alat bantu seperti prostesis. Pada awalnya, dia akan mulai berjalan dengan bantuan, kemudian beralih ke bantuan berjalan seperti tongkat.

Secara umum, dalam beberapa minggu, seseorang terbiasa berjalan tanpa tongkat. Kemudian, terapis juga akan mengajari orang tersebut untuk menaiki tangga, berjalan naik turun bukit, dan melintasi permukaan yang tidak rata. Bagi seseorang yang masih tergolong muda, berlari atau berolahraga bukanlah hal yang mustahil. Namun, ini membutuhkan banyak motivasi untuk memulai sesuatu yang baru.

Jika amputasi karena PAD, banyak hal yang harus dilakukan agar kondisinya tidak mempengaruhi bagian tubuh lainnya. Dokter Anda akan menyarankan untuk mengadopsi perubahan gaya hidup baru untuk menghentikan perkembangan PAD. Misalnya seperti makan makanan yang sehat, berhenti merokok, menjaga berat badan ideal, dan berolahraga secara teratur.

Menggunakan Kaki Palsu

Setelah beberapa waktu, pelatihan emosional dan latihan keseimbangan tubuh, dengan lebih sempurna dianjurkan untuk menggunakan kaki palsu. Tentu kaki palsu akan lebih memberi kenyamanan untuk para difabel yang kehilangan bagian kaki. Dengan memesan kaki palsu ke penyedia kaki palsu pasti diberikan saran dan pelatihan yang efisian. Sehingga, para diafabel sangat terbantu.

Salah satu penyedia kaki palsu jakarta adalah perusahaan kaki palsu terbaik di Indonesia, yaitu Kurnia Putra Ortopedi. Untuk anda yang ingin mengunjungi silahkan berkonsultasi dan pesan via link berikut : https://kurniaputraortopedi.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *