Mengapa ada Surat Dinas Selain Surat Pribadi sebagai Alat Korespondensi

mengapa ada surat dinas selain surat pribadi sebagai alat korespondensi

mengapa ada surat dinas selain surat pribadi sebagai alat korespondensi

kalimat pembuka suratSurat dinas didalamnya diperuntukkan untuk kepentingan kedinasan, baik itu pemerintahan atau swasta. Karena peranan kedinasan bukan hanya berlaku di pemerintah, namun berlaku di lembaga atau instansi swasta. Umumnya didalamnya berbentuk masalah seperti pengutaraan informasi, pemberian satu ijin, pemberian pekerjaan dan sebagainya.

Oleh karenanya bila ada surat yang dikirim dari 1 faksi ke faksi yang lain didalamnya terkait dengan kebutuhan pekerjaan atau aktivitas dinas satu lembaga, ,karena itu surat semacam itu disebutkan surat sah. Mengapa disebutkan surat sah? karena penulisan dalam surat dinas dicatat dengan pola dan menggunakan bahasa sah.

Mengapa ada Surat Dinas Selain Surat Pribadi sebagai Alat Korespondensi

Fungsi-fungsi dari surat dinas yang salah satunya sebagai berikut:

  • Sebagai dasar tugas, seperti surat intruksi, surat pemberian ijin atau surat ambil keputusan.
    Sebagai alat pengingat, karena surat ini bisa jadi arsip untuk lembaga.
    Sebagai bukti perubahan satu lembaga atau instansi.
    Sebagai alat bukti, khususnya surat kesepakatan.
    Dan sebagainya.

Ciri-ciri Umum Surat Dinas

Meskipun surat dinas tiap lembaga mempunyai ciri-ciri dan ketetapannya sendiri, tetapi ada banyak ciri-ciri surat dinas baku yang perlu dituruti. Ciri-ciri surat dinas ini membandingkannya dengan beberapa surat yang lain. Ciri-ciri umum surat dinas itu diantaranya ialah:

Baca Artikel Yang Kemungkinan Terkait : Pemahaman, Ciri-ciri Dan Bagian-Bagian Surat Individu Dan Misalnya Komplet


Ada kop surat dari instansi, perusahaan, atau lembaga yang berkaitan.

Kop surat berperan sebagai identitas dari perusahaan, instansi, atau lembaga instansi yang membuat. Umumnya kop surat berisi simbol,nama perusahaan, alamat, nomor telephone dan contact lembaga yang bisa dikontak. Jika anda masih bimbang berkenaan kop surat, anda bisa menyaksikan contoh kop surat osis di bawah.


Ada salam pembuka dan salam penutup

Salam pembuka ini berperan sebagai pertanda dibukanya perbincangan pada surat dan sebagai salam untuk basa-basi sebagai pertanda penghormatan untuk yang menerima surat. Salam pembuka yang biasa dipakai ialah kalimat dengan hormat. Sedang peranan salam penutup sebagai penutup perbincangan atau isi pada surat. Salam penutup berperan sebagai basa-basi untuk penghormatan.


Ada nomor surat

Nomor surat ialah posisi nomor dari surat yang sudah dikeluarkan oleh satu lembaga berkaitan yang umumnya berisi code surat. Peranan dari nomor surat untuk mengidentifikasi dan mempermudah mengetahu jumlahnya surat yang sudah dikeluarkan, untuk memudahkan pengarsipan surat, memudahkan dalam cari surat itu kembali jika diperlukan dan memudahkan petugas pengarsipan lakukan pekerjaannya.


Ada sisi tambahan dan hal

Tambahan ialah satu hal yang lengkapi surat yang berbentuk document simpatisan dan sebagai kesatuan dengan surat pengantarnya. Hal berperan untuk memberinya panduan ke yang menerima surat berkenaan permasalahan dasar surat. Hal umumnya sebagai arah dibikinnya surat itu, misalnya hal dari surat ialah undangan jika surat itu diperuntukkan sebagai surat undangan. Anda dapat pahami tambahan dan hal ini sesudah menyaksikan contoh-contoh surat dinas di bawah.


Stempel dan tanda-tangan lembaga

Peranan tanda-tangan untuk pastikan analisis atau mengonfirmasi beberapa ciri penandatangan yang terkait dengan kesahan surat dinas yang dikeluarkan. Sedang stempel sendiri berperan sebagai identitas atau pengenal dari lembaga atau perusahaan yang keluarkan surat. Dengan stempel keresmian dari satu surat akan makin kuat.

Ciri-Ciri Surat Dinas

Adapun ciri-ciri dari surat dinas, yang salah satunya seperti berikut:

  • Ada kop surat dan nama lembaga atau instansi.
    Ada nomor surat dan tambahan.
    Ada salam pembuka atau salam penutup.
    Memakai bahasa sah, karena surat dinas sebagai surat sah.
    Ada stempel lembaga atau instansi pada surat.

Persyaratan Surat Dinas

Beberapa persyarat untuk membuat suatu surat dinas, yang salah satunya seperti berikut:

Baca Artikel Yang Kemungkinan Terkait : Pemahaman, Ciri-ciri, Dan Langkah Menulis Surat Pembaca Dan Misalnya Komplet

Pola dari surat harus teratur sesuai pola surat dinas dan Mengapa ada Surat Dinas Selain Surat Pribadi sebagai Alat Korespondensi.
Isi pada surat tidak begitu panjang harus langsung pada pokok yang ingin dikatakan.
Bahasa yang dipakai harus bahasa sah, santun dan gampang untuk dimengerti pembaca.
Dan surat harus memvisualisasikan citra dari lembaga atau instansi yang membuat.

Sisi Surat Dinas

Surat dinas sebagai surat sah dan sudah pasti ada bagian-bagiannya, yang salah satunya seperti berikut:

1. Kepala surat

Kepala surat sebagai sisi yang teratas dari surat dinas, kepala surat ada nama lembaga, alamat lembaga, simbol lembaga.

2. Tanggal surat

Tanggal surat berisi tanggal surat dibikin dan tempat dibikin surat dinas itu.

3. Nomor

Nomor surat sebagai nomor surat yang dipakai sebagai code identitas satu lembaga dan tahun pengerjaan.

4. Tambahan

Tambahan sebagai lembar tambahan yang berbentuk document yang memberikan dukungan atau isi pada surat khusus. Jika tidak ada umumnya diberi pertanda strip (-).

5. Hal

Berisi mengenai isi dasar surat dinas.

6. Alamat

7. Salam pembuka

8. Isi surat

9. Salam penutup

10. Nama Pengirim

11. Tembusan

Temukan informasi bermanfaat lainnya di website : https://www.ladiestory.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *