5 Hal Yang Tak Boleh Dilupakan Saat Mempersiapkan Haji

5 Hal Yang Tak Boleh Dilupakan Saat Mempersiapkan Haji

Kita tentu sudah belajar semenjak Sekolah Landasan jika haji itu hukumnya harus untuk yang sanggup. Nah, makna sanggup ini kemungkinan sering cuman disamakan dengan sanggup secara keuangan. Tetapi, mulai saat ini kita agar lebih pahami jika sanggup yang diartikan tidak hanya itu. Persiapan rohani dan jasmani termasuk juga dalam kelompok persyaratan sanggup untuk pergi haji.

Kamu yang saat ini belum mempunyai cukup ongkos untuk pergi haji tetapi mempunyai kesehatan rohani dan jasmani yang bagus, harus tetap mengucapkan syukur dan percaya diri. Itu salah satunya kekuatan yang sekarang ini kamu punyai untuk bekal pergi haji.

Terus menjaga kekuatan itu dengan mempertahankan kesehatan diri sampai dapat pergi haji. Seterusnya tinggal kumpulkan ongkosnya. Ya, harus tetap mengucapkan syukur karena beberapa orang di luaran sana yang cuman mempunyai satu persyaratan sanggup saja. Sanggup secara keuangan tetapi tidak secara jasmani atau rohani.

Nah, untuk kamu yang sekarang ini telah mempunyai kekuatan keuangan, lihat apa kamu juga mempunyai persiapan rohani dan jasmani. Jika rasanya sangsi mengenai hal tersebut, karena itu kamu dapat usaha mempersiapkannya dengan lakukan beberapa hal di bawah ini saat sebelum pergi ke tanah suci:

Memeriksakan Diri ke Dokter atau Melakukan Medical Check-up

Memeriksa kesehatan tentu saja tidak hanya perlu kamu kerjakan ketika akan pergi haji. Hal tersebut semestinya telah jadi rutinitas. Tetapi jika memang tidak pernah melakukan, kamu dapat mengawalinya saat ini. Check kesehatan dan tanyakan kondisi badan kamu pada dokter. Jika diketemukan kondisi yang kemungkinan dapat menghalangi perjalanan haji, kamu bisa menanganinya mulai saat ini.

Lebih Membiasakan Diri Hidup Sehat

Kecuali memeriksa diri ke dokter, kita agar lebih melatih diri hidup sehat. Ini adalah usaha untuk dapat mempunyai persiapan rohani dan jasmani saat sebelum pergi haji. Hidup sehat dilaksanakan dengan banyak hal. Mulai memerhatikan makan, jam istirahat, teratur olahraga.

Niat dan Keikhlasan

Dua hal di atas ialah usaha mempersiapkan kekuatan diri terutamanya secara jasmani. Tentu saja rohani harus juga imbang. Karena itu, niatkanlah keberangkatan haji kita untuk raih ridho Allah SWT dengan dibarengi tulus.

Apa saja nanti yang kita rasakan saat sebelum atau ketika ada di tanah suci, harus kita terima dan lewati dengan penuh keihkasan dan kesabaran. Contoh kecilnya saja saat kita harus berdesakan denganjamaah lain di tanah suci.

Meningkatkan Ilmu Pengetahuan Tentang Ibadah

Jangan lupa untuk mempersiapkan diri deangan bekal ilmu dan pengetahuan mengenai beribadah. Itu termasuk juga dalam persiapan rohani dan jasmani. Jika kita telah lebih memahami mengenai beribadah, insyaallah kita makin lebih gampang, tulus, dan lancar dalam menjaringnkannya di tanah suci. Bagaimana tidak untuk memaksain diri untuk beberapa hal yang tak perlu, bagaimana jaga kesabaran saat melaksanakan ibadah di situ, dan lain-lain.

Umroh & haji via : dsw.co.id

Meminta Maaf dan Doa Restu dari Sesama Manusia

Hal yang ini kemungkinan telah jadi rutinitas di Indonesia. Umumnya memang dilaksanakan oleh beberapa orang yang akan pergi haji. Calon jemaah haji akan mengundang saudara, tetangga, dan famili untuk tiba ke rumah, sukuran dan berpamitan. Tidak lupa meminta maaf dan minta doa restu.

Tetapi selalu ingat jika kita lakukan hal tersebut bukan hanya karena rutinitas saja. Mohon maaf dan doa restu ialah suatu hal yang kita perlukan saat sebelum pergi haji untuk memperbaiki persiapan rohani dan jasmani.

Dengan lakukan beberapa hal di atas, insyaallah kita makin lebih dikasih kelancaran dalam jalankan beribadah haji. Keragu-raguan masalah jasmani atau rohani akan tertolong dengan lakukan beberapa hal di atas. Ke tanah suci juga kita akan berasa lebih siap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *