Beragam jenis water meter di pasaran

Water meter merupakan alat instalasi yang punya manfaat untuk mengukur jumlah suatu aliran air yang dipakai atau yang nampak berasal dari sumber air. Di pasaran, alat ini udah banyak tersedia bersama beraneka pilihan merek dan tipenya. Salah satunya adalah Water Meter amico .

Tentunya, serupa seperti water meter yang lainnya, Water Meter Sensus ini juga punya beraneka jenis. Jenis-jenis berasal dari water meter adalah sebagai berikut;

 

  • Mechanical Water Meter (Meter Air Mekanik)

Ini merupakan jenis water meter yang umumnya dipakai. Harganya relatif murah. Cara pengoperasionalnya dan pemeliharaannya pun sangat mudah. Prinsip kerja dari jenis water meter mekanik ini adalah air yang mengalir akan menggerakkan baling-baling (Vane Wheel) dan dihubungkan secara mekanis dengan alat hitung. Dilihat dari sistem pengaliran airnya secara mekanik, maka dapat dikelompokkan menjadi 2 bagian, yaitu :

  1. Single Jet:

Memiliki prinsip kerja air yang menggerakkan baling-baling langsung dari inlet badan meter air dengan tidak memiliki measuring chamber. Kekurangan dari jenis tipe water meter ini, yaitu aliran yang masuk tidak seragam, sehingga nantinya dapat mengakibatkan jeleknya akurasi pengukurannya dan dapat mengakibatkan baling-baling macet karena adanya endapan-endapan pada baling-balingnya.

  1. Multiple Jet:

Prinsip kerjanya adalah air yang masuk ke dalam badan meter sebelum menggerakkan baling-baling dibagi-bagi oleh kisi-kisi yang merupakan bagian dari measuring chamber yang dapat melakukan pemerataan aliran sehingga akurasinya bisa lebih baik. Apabila melihat dari mekanisme kerja pencatatan volume airnya yang mengalir, jenis water meter ini dikelompokkan menjadi tiga bagian, yaitu:

Water Meter Sensus – Water meter merupakan alat instalasi yang memiliki fungsi untuk mengukur jumlah suatu aliran air yang dipakai atau yang keluar dari sumber air. Di pasaran, alat ini sudah banyak tersedia dengan berbagai pilihan merek dan tipenya. Salah satunya adalah Water Meter Sensus.

Tentunya, sama seperti water meter yang lainnya, Water Meter Sensus ini juga memiliki berbagai jenis. Jenis-jenis dari water meter adalah sebagai berikut;

  • Mechanical Water Meter (Meter Air Mekanik)

Ini merupakan jenis water meter yang umumnya dipakai. Harganya relatif murah. Cara pengoperasionalnya dan pemeliharaannya pun sangat mudah. Prinsip kerja dari jenis water meter mekanik ini adalah air yang mengalir akan menggerakkan baling-baling (Vane Wheel) dan dihubungkan secara mekanis dengan alat hitung. Dilihat dari sistem pengaliran airnya secara mekanik, maka dapat dikelompokkan menjadi 2 bagian, yaitu

  1. Dry Dial: pada sistem ini antara Register Capsule dengan Vane Wheel terpisah membran sehingga air yang mengalir dan menggerakkan baling-baling tidak masuk ke dalam Register Capsule. Kelemahan dari sistem ini adalah tidak tahan magnet.
  2. Wet Dial: Pada sistem ini air yang mengalir akan masuk ke Register Capsule. Kelebihan dari meter ini, yaitu memiliki starting flow yang lebih kecil karena tidak menggunakan bantuan magnet tetapi secara langsung. Sedangkan, kelemahannya adalah apabila kualitas air yang dilalui tidak baik, maka akan tumbuh jamur dan lumut pada counter meter-nya.
  3. Semi Dry Dial: sistemnya sama dengan sistim wet dial, perbedaannya hanya pada bagian counter-nya yang tidak dialiri oleh air yang mengalir, tetapi diberikan cairan gliserin.
  • Magnetic Water Meter (Meter Air Maknetik)

Prinsip kerja dari jenis water meter ini berdasarkan pada sistem magnet yang dialiri oleh elektronik yang mana informasi yang dihasilkan berupa data-data digital yang bisa ditampilkan secara akurat dengan tingkat penyimpangan hanya sekitar 0,5 % – 1 %. Tapi, pemeliharaan alat water meter jenis ini cukup tinggi karena cara kerjanya menggunakan teknologi. Selain itu, kelemahan dari meter ini adalah harganya yang cukup mahal, sangat sensitif pada kontur, dibutuhkan instalasi, pipa, serta listrik.

  • Ultrasonic Water Meter

Ini merupakan suatu alat ukur yang mengukur laju debit aliran yang berada di dalam pipa dengan menggunakan sistem gelombang. Meskipun jenis water meter ini relatif mahal dan sangat sensitif pada perubahan aliran yang secara tiba-tiba dapat menimbulkan suatu bubble, tapi kelebihannya adalah dapat mengukur laju debit air dalam pipa secara akurat.

  • Ventury Meter

Yaitu, suatu alat yang mengukur tekanan pada aliran fluida melalui pipa. Kelebihannya adalah konstruksi-nya yang sederhana dan sangat dianjurkan untuk aliran besar. Sedangkan, kelemahannya adalah biayanya relatif mahal, serta sangat besar perbedaan tekanannya yang tidak sama dengan aliran rata-ratanya.

  • Orifice Meter

Ini merupakan suatu alat yang dapat mengukur dan mengatur aliran fluida dengan penggunaannya yang cukup mudah. Namun, alat water meter ini memiliki kelemahan, yaitu tingkat akurasinya lebih rendah, dengan tekanan yang tinggi membutuhkan tenaga yang lebih besar, dan jumlah alirannya tidak linear.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *