Kerajinan Sabut Kelapa Yang Memiliki Nilai Jual Tinggi

Kerajinan Sabut Kelapa

Sabut kelapa tidak hanya dijadikan limbah saja ataupun bahan baku memasak dengan tungku. Namun ternyata sabut kelapa bisa diolah menjadi kerajinan sabut kelapa yang memiliki nilai jual tinggi.

Sabut Kelapa

Kelapa Kelapa merupakan salah satu bahan penyusun buah kelapa yang apabila diolah dan dipecah dapat diolah. Produk dibutuhkan untuk pasar dalam negeri bahkan untuk produk dengan nilai ekspor tinggi. Sabut kelapa (sabut kelapa) dan serbuk sabut kelapa (coconut) adalah dua produk berbahan dasar kelapa-kelapa melalui beberapa penelitian dapat diubah menjadi bahan untuk interior dan furniture termasuk isinya kasur (matras) dan sofa bed serta chipboard mirip dengan MDF yaitu Coconut Fiber Board (CFB). D.

Kerajinan Sabut Kelapa

 1. Sabut Kelapa (Cocofibre)

Salah satu produk kelapa yang paling banyak digunakan dan banyak digunakan adalah sabut kelapa, atau dalam perdagangan internasional dapat disebut sebagai sabut kelapa, sabut kelapa, benang kelapa, alas kelapa, dan karpet. 

Mungkin banyak dari kita sudah mengetahui bahwa penggunaan sabut kelapa sebenarnya sering kita lihat dan kita gunakan setiap hari. Apa contohnya? Ya sederhana saja, misalnya digunakan sebagai bahan untuk sapu, keset, tali dan peralatan rumah tangga lainnya. Saat ini serabut kelapa ini, seiring dengan perkembangan teknologi, sifat fisikokimia dari serat dan kesadaran masyarakat yang ingin kembali ke bahan alami, dimanfaatkan untuk produk olahan lainnya, seperti bahan baku karpet atau jok kendaraan dan dashboard, bantal kursi. dan Hardboard. 

Selain itu, kelapa kelapa digunakan di beberapa tempat untuk melindungi dari erosi. Sabut kelapa juga bisa dibuat menjadi papan sabut kelapa yang biasanya digunakan untuk sarung jok mobil, tempat tidur bulu, dan lain-lain.

2. Bubuk Kelapa (Cocopeat)

Salah satu produk olahan kelapa adalah coconut coconut powder atau kelapa. Sekarang gambut kelapa ini adalah hasil olahan batok kelapa atau selimut yang mengandung bahan penting dan sangat efisien. Bagi yang belum tahu, cocopeat adalah batok kelapa yang dibuat menjadi butiran gabus atau disebut juga cocopith atau coir pith. Jadi intinya sama. 

Kelapa ini biasa digunakan sebagai media tanam untuk menggantikan tanah karena kandungan nutrisinya yang tinggi membuatnya sangat cocok untuk penanaman tanaman hortikultura dan media rumah kaca. Selain itu, cocopeate ini dapat menahan kadar air dan unsur kimiawi pupuk serta menetralkan keasaman tanah.

3. Bata Kelapa

Mungkin ini terdengar agak aneh bagi kami. Jadi batu cocopeat ini merupakan empulur yang dipadatkan atau empulur yang dapat dengan mudah digunakan untuk rumah kaca, tanaman pot di lapangan golf, lansekap dan juga untuk mengendalikan erosi. Batu cocopeat tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga telah diuji secara ekstensif sebagai media pertumbuhan tanaman.

4. Cocomesh

Cocomesh ini merupakan jaring sabut kelapa yang alami prosesnya.. Biasanya ukuran jaring atau bola voli bisa juga menyesuaikan dengan kebutuhan negara. Apa manfaat cocomesh ini? Oke, jadi menggunakan Cocomesh telah terbukti efektif dalam mencegah tanah longsor atau banjir. 

Cocomesh juga dapat bertindak sebagai media pertumbuhan tanaman seperti Cocopeat dan sangat cocok untuk reklamasi bekas tambang atau pantai. Dengan mengencangkan ujungnya, kami menebarkan jaring kelapa di bekas areal penambangan. Pemasangannya disesuaikan dengan struktur lantai, bisa miring atau datar.

5. Cocopot (Kelapa dan Pot Kelapa)

Mendengar saja namanya pasti bisa kita bayangkan, tapi memang benar, cocopot digunakan sebagai media tanam tanaman yang khusus digunakan oleh tambang untuk merebut kembali bekas galian tambang. Cocopot (pot yang terbuat dari batok kelapa) berperan sebagai media tumbuh tanaman yang sangat cocok untuk tanaman dalam pot, tanpa unsur hara bahkan sebagai rekomendasi untuk pemulihan bekas tambang. 

Kelapa kelapa yang di cetak menjadi pot memiliki nilai seni tersendiri dan ramah lingkungan karena dapat berperan sebagai gizi bagi kemajuan. Pot tempurung kelapa menyerap air sehingga air dapat didistribusikan lebih merata di sekitar tanaman dan akarnya dapat tumbuh dengan fleksibel ke segala arah, sehingga tanaman lebih sehat.

6. Cocosheet

Aplikasi Serabut kelapa-kelapa yang menurut beberapa penelitian diproduksi dalam bentuk lembaran atau yang lebih dikenal dengan cocosheet terbukti dapat mereduksi suara dan menyerap kebisingan terutama pada frekuensi tinggi (2000 Hz). Penggunaan piring kelapa ini bisa menyaingi penggunaan glass wool. Keuntungan lain dari Cocosheet adalah lebih murah. Lembar sabut kelapa yang direkomendasikan tebalnya 70 mm. Cocosheet merupakan bahan yang digunakan untuk membuat cocopots.

7. Papan Semen Sabut Kelapa (CFCB)

Kelapa-kelapa juga bisa diolah menjadi papan serabut jenis MDF (Medium Density Board). Keunggulan dari Coco Fiber Board antara lain kualitas dan kekuatannya yang tidak kalah dengan MDF komersial, tidak perlu perekat kimia. Ya, benar-benar ramah lingkungan, daya serap airnya juga lebih rendah daripada MDF komersial dan lebih ekonomis karena dikembangkan dengan teknologi sederhana.

Itulah beberapa kerajinan sabut kelapa yang bisa kalian jadikan bisnis dengan nilai jual tinggi. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *