Ciri ciri Sekolah TK atau Paud yang baik untuk anak

Kita tentu masih ingat ketika pertama kali dulu pergi ke sekolah dasar (SD)? Jika saya ingat, tentu ad banyak hal hal lucu waktu itu, mulai dari menangis saat hendak ditinggal pulang oleh orang tua nya , ngompol di kelas dan masih banyak kisah lainnya .

sejak 2016 Kemendikbud menuntut siswa mengikuti pendidikan anak usia dini (PAUD) sebelum masuk SD, TK dan playgroup. UNESCO juga mensyaratkan bahwa seorang anak merasa pendidikan pra-sekolah, dengan tujuan agar anak siap untuk memasuki lingkungan sekolah. Berikut beberapa manfaat anak dimasukan ke Tk :

1.      Mengenalkan anak-anak pada dunia sekolah

2.    Mengajari anak untuk belajar disiplin dan patuh terhadap peraturan

3.    Membentuk kepribadian anak

4.    Mengasah kreatifitas dan daya imajinasi anak

5.     Mengajarkan nilai-nilai positif pada anak

Sekolah Paud atau TK yang baik seperti apa ?

Untuk menunjang kesuksesan 5 hal diatas , orang tua perlu mencarikan Sekolah TK yang tepat untuk anak nya .

Nah, menurut situs cahayaguru.com berikut beberapa ciri ciri sekolah TK yang baik untuk perkembangan anak :

Memiliki tenaga pendidik yang mumpuni

Selain harus memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai, guru juga harus mahir dalam memberikan pengajaran yang baik sehingga siswa nyaman di kelas. Jadi dalam hal ini guru kecakapan dinilai kemampuan mereka untuk membuat anak didik nyaman.

Akan lebih bagus lagi, jika tenaga guru tersebut bukan hanya dari lokalan ( indonesia ) saja , tapi juga di datangkan dari laur negeri . Sehingga dapat menunjang kemampuan bahasa asing untuk si anak.

Punya kurikulum yang jelas

Kurikulum dan pembelajaran merupakan integral dan saling mendukung. kurikulum yang sesuai akan memberikan pembelajaran yang tepat sehingga proses pembelajaran akan berjalan lancar. kurikulum yang sesuai akan menciptakan pendidikan yang berkualitas.

Aspek lingkungan yang mendukung

sekolah memiliki infrastruktur yang memadai dan fasilitas untuk anak-anak. Furniture digunakan sesuai dengan ukuran tubuh anak-anak. Sehingga mereka bisa mengambil barang yang mereka butuhkan sendiri tanpa bergantung pada orang dewasa. Selain itu jumlah siswa juga harus disesuaikan dengan kelas, idealnya jumlah siswa dalam satu kelas bernomor 6-15 anak-anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *