Cara Memanen Padi Sesuai dengan yang Dilakukan Petani Sawah

cara memanen padi

cara memanen padi – Untuk mayoritas masyarakat Indonesia maupun negara tetangga, beras tentu menjadi makanan dengan sumber karbo yang tinggi sehingga menjadi nasi menjadi bahan utama untuk menunjang energi yang diperlukan tubuh tiap harinya. Beras adalah hasil olahan makanan dari biji padi. nah, setelah terjadi serangkaian proses yang tidak sedikit,, baru setelah itu beras bisa ditanak dan dikonsumsi.

Padi dengan nama ilmiah Oryza Sativa adalah salah satu tanaman yang penting untuk kelangsungan hidup manusia. asal padi di Indonesia diketahui dibawa dari india pada tahun 1500 SM.

Untuk memperoleh 1 butir beras saja, proses yang harus dilakukan cukup panjang. dari mulai menyiapkan sawah untuk menanam, penyiapan bibit padi, durasi menanam padi, panen padi, kemudian proses penjemuran gabah dan yang terakhir, penggilingan padi supaya kulit padi terkelupas dan beras bisa dikonsumsi.

Sebelum padi dipanen, kita harus mengecek bagaimana keadaan padi apakah sebagian besar padi sudah siap untuk dipanen atau belum. Padi bisa dipanen biasanya setelah padi berumur 35 hari dan jika dilihat sekilas semua tanamannya berbunga secara merata. baisanya bisa dilihat dari warna dominan para padi akan banyak yang menguning dan sudah menunduk. itu berarti padi sudah besar, tidak kopong dan siap dipanen.

Nah buat kamu yang penasaran bagaimana cara memanen padi yang biasa dilakukan para petani di sawah, inilah cara memanen padi :

Cara Memanen Padi

  1. Pertama tama kamu perlu menyediakan alat panen padi yang nanti akan digunakan untuk memanen padi, seperti sabit, kemudian terpal untuk alas supaya nanti padinya tidak jatuh berserakan di tanah, juga perontok padi (bisa menggunakan cara tradisional maupun mesin perontok padi)
  2. Jika semua sudah siap, batang padi dipotong di bagian dekat akar dengan sabit. teknik potongnya dengan menggenggam satu rumpun  padi, (jadi enggak satu satu) kemudian tepat dibawah genggaman tanga, batang padi dipotong.  setelah itu, kumpulkan batang padi yang tadi sudah kamu potong ke tumpukan padi. ketika sedang memotong batangnya, harap berhati hati ya karena ditakutkan tanganmu ikut kepotong, kan gak asik.  
  3. Jika semua batang yang kamu potong tadi sudah terkumpul, mulailah merontokkan padi menggunakan gebyokan tradisional maupun menggunakan erekan atau mesin perontok padi. pastikan kamu melakukan itu diatas terpal supaya padi tidak jatuh kemana mana.
  4. Cara merontokkan padinya, kamu bisa memulai memukul mukulkan biji padi ke gebrok supaya pada terlepas dari batangnya. kalau pakai erekan atau mesin tentunya lebih mudah karena kamu tinggal masukin biji padi kedalam erekan, nanti bijinya akan lepas sendiri sendiri.
  5. Seiring makin berkembangnya teknologi, para petani sudah mulai beranjak dari yang biasanya menggunakan alat panen tradisional, beralih ke alat panen padi yang lebih modern. dari segi waktu dan tenaga tentu akan mendapatkan hasil yang lebih maksimal dengan waktu yang lebih efisien. Salah satu bukti kemajuan teknologi di bidang pertanian adalah dengan adanya  mesin panen padi.
  6. Jika semua padi sudah dirasa rontok dari batangnya, bersihkan padi dari daun padi yang tadi ikut rontok saat kamu gebyok.
  7. Tahapan terakhir dari cara memanen padi ini adalah menjemur padi dengan kurun waktu beberapa hari sampai kering sehingga akan lebih mudah terkelupas kulit arinya ketika digiling dan beras sudah siap untuk diolah menjadi nasi.

Ternyata cara menanam padi cukup simpel kan? kamu siap untuk mencobanya? selamat mencoba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *