Cara ternak ikan lele bioflok

Cara ternak ikan lele bioflok

Cara ternak ikan lele bioflok – dalam peternakan iklan lele tentunya sudah mengerti mengenai bioflog. namun yang belum tahu Apa itu sistem bioflok? Sistem bioflok adalah sistem ternak ikan lele dengan metode menumbuhkan mikroorganisme yang bermanfaat sebagai pengolah limbah dan limbah tersebut diolah menjadi gumpalan-gumpalan yang berbentuk kecil yang disebut floc atau flok.

Flok inilah yang nantinya akan dijadikan pakan ikan lele. Berikut adalah cara budidaya lele bioflok :

1. Pembuatan kolam

Untuk pembuatan kolam lele bioflok, anda bisa memanfaatkan terpal yang kerangkanya bisa terbuat dari bambu, hal itu untuk penghematan biaya. Ukuran kolam bisa menyesuaikan dengan lahannya. Standarnya 1 m³ bisa menampung ikan lele mencapai 1000 ekor.

2. Pemberian atap

Fungsi dari pemberian atap ini untuk menghindari sinar matahari langsung serta guyuran hujan. Karena kedua hal tersebut akan mempengaruhi mutu air kolam menjadi tidak layak untuk tempat hidup ikan tersebut.

3. Persiapan air

Pada hari pertama :  isi dengan air mencapai ketinggian 80-100cm

Pada hari kedua : masukkan probiotik atau bakteri pathogen dengan takaran dosis sebesar 5 ml/m³.

Pada hari ketiga : masukkan pakan untuk bakteri pathogen berupa molase atau tetes tebu dengan dosis 250 ml/m³.

Pada malam hari : tambahkan dolomite dengan dosis 150-200 gram/m³, dolomite hanya diambil airnya saja. Selanjutnya diamkan air kurang lebih antara 7 sampai 10 hari.

4. Penebaran

Benih yang ditebarkan alangkah baik dari induk yang unggul atau yang menjadi bibit unggul, bibit yang sehat bisa dilihat dari pergerakannya yang aktif, warna dan  ukurannya seragam serta organ tubuhnya lengkap, bentuknya proporsional dengan ukuran sekitar 4 sampai 7 cm. Kemudian benih di tebar di kolam bioflok tadi.

5. Perawatan

Setelah beni di tebar, sekarang adalah cara perawatannya, perawatan ini dilakukan 10hari sekali. Caranya adalah sebagai berikut :

a). Setiap 10 hari sekali berikan :

  • probiotik 5 ml/m³
  • ragi tempe 1 sendok makan
  • ragi tape 2 butir/m³
  • malam hari ditambah dolomite yang diambil airnya 200-300 gr/m³

b). setelah benih memiliki ukuran ± 12cm

  • setiap 10 hari sekali masukkan
  • probiotik 5 ml/m³
  • ragi tempe 2-3 sendok makan
  • ragi tape 6-8 butir/m³
  • malam hari ditambah dolomite yang diambil airnya 200-300 gr/m³

6. pemberian pakan

pembesaran pada budidaya lele bioflok gunakanlah pakan yang berkualitas, untuk durasi pemberian makan yakni 2 kali sehari yakni pagi dan sore dengan dosis pakan 80% dari daya kenyang ikan lele. Setelah flok terbentuk pada kolam maka pemberian pakan bisa dikurangi 30%.

Itulah sedikit cara budidaya ikan lele yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *