Ketahui Pilihan Pinjaman Tanpa Riba

Penyertaan bunga dalam bentuk kredit apapun, termasuk ke dalam bentuk riba yang seharusnya dihindari oleh seorang muslim. Kredit tanpa riba ini merupakan kredit tanpa bunga yang biasa disebut sebagai kredit syariah. Penyedia jasa peminjaman yang memberikan kredit tanpa riba ini biasanya sebuah lembaga penyedia yang menerapkan sistem syariah dalam transaksinya.

Dari kredit tanpa bunga ini muncul pertanyaan, dari mana keuntungan yang akan didapatkan penyedia jika tidak ada bunga yang dikenakan? Perlu diketahui, sebagai pengganti bunga, penyedia jasa akan menerapkan sistem murbahah dan ijarah. Dalam proses peminjaman, kedua belah pihak akan sepakat mengenai jumlah dana tambahan yang akan diberikan oleh peminjam. Lalu bagaimana dan dimana kredit tanpa riba bisa Anda dapatkan? 

Pegadaian Syariah

Pilihan penyedia pinjaman tanpa bunga yang pertama adalah pegadaian syariah. Seperti yang sudah diketahui bahwa pegadaian merupakan salah satu penyedia kredit yang mengharuskan peminjamnya untuk menyediakan agunan atau jaminan. Berbeda halnya dengan bank syariah, pegadaian syariah tidak mengambil keuntungan dalam bentuk bagi hasil layaknya bank syariah. Pegadaian syariah akan mengambil keuntungan dari upah jasa pemeliharaan barang jaminan.

Kredit Tanpa Agunan Syariah

Kredit Tanpa Agunan syariah ini tentunya diberikan oleh bank-bank syariah. Penyedia jasa akan menawarkan kredit tanpa riba dengan jumlah plafon yang tidak terlalu banyak, serta dengan jangka waktu peminjaman yang berkisar antara 12 bulan hingga 60 bulan. Saat transaksi pinjam meminjam berlangsung, Anda diharuskan untuk membuat surat pernyataan yang berisi tujuan penggunaan dana. Hal ini bertujuan untuk menghindari penggunaan dana yang digunakan untuk hal-hal buruk dan melanggar syariat islam.

Sebelum memutuskan untuk melakukan peminjaman, Anda diharuskan untuk melakukan 3 hal berikut ini.

  1. Membandingkan penyedia tanpa riba agar Anda bisa mendapatkan penawaran yang layak.
  2. Menentukan nominal pinjaman dan jangka waktu cicilan.
  3. Memahami dengan jelas keuntungan dan kerugiannya.

Jenis pinjaman apapun yang Anda ambil, pastikan untuk melakukan perhitungan dengan matang. Hal  tersebut bertujuan agar cicilan yang harus dibayarkan sesuai dengan kemampuan. Anda juga harus siap menanggung segala resikonya. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *