Supervisor – Pengertian, Peran, Tugas, Wewenang dan Tanggung jawab

Ada beberapa struktur bagian di setiap kantor, perusahan ataupun instansi pemerintahan salah satu nya adalah Supervisor. ini ada bagian untuk pengawasan para Tenaga Kerja РJenis Tenaga kerja dan juga masalah nya biasa nya supervisor ini lah yang bertanggung jawab terhadap para staf nya. nah agar lebih jelas kita kan membahas tentang  Supervisor seperti yang ada di bawah ini.

Pengertian Supervisor Menurut Pendapat Ahli

Menurut para ahli, ada definisi yang berbeda tentang supervisor, antara lain:

  1. Menurut Moekijat (1990), supervisor adalah anggota manajemen senior yang bertanggung jawab atas pekerjaan kelompoknya di tingkat manajemen senior.
  2. Menurut Sarwoto (1993), dalam bukunya Dasar-Dasar Organisasi Manajemen, supervisor adalah orang dalam organisasi yang bertanggung jawab atas kelompok kerjanya.

Supervisor - Pengertian, Peran, Tugas, Wewenang dan Tanggung jawab

Peran Supervisor

Di satu sisi, seorang Supervisor bertanggung jawab untuk mengelola perusahaan, dan di sisi lain, ia juga bertanggung jawab untuk pengembangan dan kegiatan personil di bawah komandonya, yang akan dilaksanakan sesuai dengan visi dan misi perusahaan.

Seorang supervisor memiliki banyak peran dalam organisasi perusahaan, yaitu:

  1. Sebagai perencana: Seorang penyelia harus merencanakan rencana kerja harian. Pada saat yang sama Anda harus membagi pekerjaan di antara karyawan sesuai dengan kemampuan mereka.
  2. Sebagai seorang manajer: Seorang penyelia adalah bagian dari tim manajemen suatu perusahaan. Dalam praktiknya, ia juga manajer.
  3. Sebagai Pemimpin dan Pembimbing: Seorang pengawas mengarahkan staf bawahannya dan membimbing mereka dalam pekerjaan sehari-hari mereka. Bahkan, ia juga bertindak sebagai inspirasi bagi bawahannya.
  4. Sebagai mediator: Seorang penyelia bertindak sebagai penghubung dan juru bicara antara manajemen dan karyawan. ,
  5. Sebagai Inspektur: Peran penting seorang penyelia adalah menentukan disiplin. Dalam hal ini, ini termasuk meninjau kemajuan pekerjaan berdasarkan jadwal yang ditetapkan, menilai kinerja kerja secara teratur dan memberikan informasi tentang segala penyimpangan, serta menetapkan aturan dan ketentuan yang harus dipatuhi bawahan saat bekerja.
  6. Sebagai konsultan: Seorang pengawas bertindak sebagai konsultan untuk masalah staf di bawahnya, mendengarkan dan menawarkan solusi alternatif untuk keluhan yang dapat memuaskan para pekerja. Ini akan membangun hubungan dan kerja sama yang lebih baik dengan pekerja.

Tugas Supervisor

Kenyataannya, pekerjaan yang harus dilakukan oleh penyelia di perusahaan tidak mudah dan beragam, dan juga harus dapat membangun hubungan yang baik antara manajemen senior dan karyawan. Banyak perusahaan memerlukan kriteria tertentu yang harus dimiliki seseorang sebagai penyelia.

Berikut adalah beberapa tanggung jawab pengawasan umum di perusahaan:

  • menjelaskan uraian pekerjaan kepada staf yang menjadi tanggung jawab Anda.
  • Berikan sesi informasi / pengarahan rutin kepada staf.
  • Mengatur dan pemantauan pekerjaan karyawan
  • Periksa dan evaluasi kinerja staf.
  • Berikan motivasi kerja kepada semua karyawan.
  • Mematuhi peraturan dan ketentuan perusahaan.
  • Memberikan laporan dan pembaruan aktivitas kepada manajemen.
  • Membantu tim bawahan untuk memahami tujuan dan sasaran kinerja mereka.
  • Melatih karyawan sesuai dengan tugasnya atau memastikan bahwa mereka dilatih dengan benar.
  • Merencanakan jam kerja dan shift.
  • Koordinasi rotasi kerja dan pelatihan.
  • Bagikan pembaruan perusahaan, hasil keuangan, dan tujuan baru dengan anggota tim.
  • Identifikasi dan pecahkan masalah yang terjadi di tempat kerja, bahkan jika tidak ada karyawan.
  • Berikan laporan dan pembaruan aktivitas ke administrasi.
  • Membantu dalam perekrutan dan pemberhentian, meskipun pengawas seringkali memerlukan persetujuan dari semua karyawan baru atau pemutusan hubungan kerja.
  • Menerima keluhan dari konsumen

Wewenang Supervisor

Posisi pengawas memiliki beberapa kekuatan, sebagai berikut:

  • Wewenang untuk menghentikan suatu kegiatan / tugas yang dianggap kurang bermanfaat. Kemudian, kirimkan laporan kepada penyelia Anda yang merinci tindak lanjut yang diperlukan.
  • Berikan evaluasi kinerja yang dilakukan oleh staf di bawah, apakah diinginkan atau tidak. Pada saat yang sama, evaluasi dan pengamatan perbaikan dilakukan yang dianggap perlu.
  • Terima kasih kepada karyawan di antara mereka yang telah melakukan dengan baik di perusahaan.
  • Memberikan saran untuk promosi untuk staf bawahan.
  • Buat sistem teguran bagi karyawan yang melakukan kesalahan, baik secara lisan maupun tertulis, dan jika perlu, teruskan bos.
  • Menghukum orang yang melakukan kesalahan atau pelanggaran tertentu.

tanggung jawab Supervisor

Berdasarkan tugas dan tanggung jawab ini, seorang penyelia juga memiliki tanggung jawab yang meliputi:

  • Perencanaan, yang melakukan kegiatan perencanaan yang terkait dengan pekerjaan dan juga tunduk pada kebijakan perusahaan.
  • Personil: Pastikan bahwa semua orang yang terlibat dalam tugas dan pekerjaan setuju dengan deskripsi pekerjaan masing-masing.
  • Atur untuk mengoordinasikan kegiatan dan tugas dalam jangkauan Anda agar berjalan dengan lancar.

Arahan, yang menentukan bagaimana tugas dan pekerjaan dapat berfungsi dengan lancar sesuai dengan tujuan perusahaan.

  • Pengawasan, yaitu kontrol atau pengawasan tugas dan kegiatan dalam konteks pekerjaan.

Sumber Artikel : Kuliahpendidikan.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *