Cara memperbanyak ASI

1. Memijat payudara

Melakukan pemijatan yang benar terhadap payudara dapat mengakibatkan memproduksi ASI meningkat.

Pemijatan dilakukan berasal dari bagian pangkal payudara, tekan dinding payudara pakai dua jari yakni jari telunjuk dan jari tengah.Lakukan gerakan melingkar terhadap bagian luar payudara sepanjang 30 detik lalu buat gerakan memutari payudara sampai menuju puting layaknya bentuk obat nyamuk.Lakukan cuma berasal dari pangkal menuju puting. Bukan sebaliknya.

Ingat, pemijatan ini memiliki tujuan agar memproduksi ASI jadi tambah dan melancarkan ASI.

2. Memompa ASI

Cara memperbanyak memproduksi ASI seterusnya adalah dengan memompa payudara. Hal ini berfungsi agar payudara tetap terangsang untuk memproduksi ASI.

Pompa ASI secara terus menerus dan berkala di pada selagi menyusui.Pompa masing-masing payudara setidaknya sepanjang 10 menit.Perlu diketahui bahwa memproduksi ASI meningkat saat terhadap pukul 2-5 pagi. Jika memungkinkan, pompa ASI didalam jam tersebut.

3. Jangan berhenti menyusui

Meskipun Anda jadi bahwa memproduksi ASI Anda sedikit, jangan berhenti menyusui sekalipun. Dengan konsisten rajin dan terus menerus menyusui, perihal tersebut dapat merangsang payudara untuk memproduksi ASI. Jangan lupa untuk menyusui pakai ke-2 payudara secara bergantian.

4. Skin to skin nurse

Ketika menyusui, usahakan sesering barangkali kulit ibu bertemu dengan kulit bayi, atau kulit ibu dan bayi saling bersentuhan. Jangan menghambat kulit dengan kain, baik itu kaos maupun bra. Demikian terhitung bayi, biarkan bayi cuma didalam suasana kenakan popok. Selain merangsang memproduksi ASI, perihal ini dapat menaikkan ikatan emosional pada ibu dan anak

5. Ciptakan suasana yang tenang saat menyusui

Bayi memang sangat peka karena mempunyai indera pendengaran yang matang. Bayi dapat terganggu saat menyusui saat ada suara bising yang terdengar. Dengan suasana yang tenang, bayi dapat rileks agar menyusu didalam selagi yang lama atau bahkan menyusu sampai tertidur.

6. Biarkan bayi menyusu sepanjang yang dia inginkan

Jangan dulu samasekali ibu menghentikan bayi yang sedang menyusui. Jika memang ada suasana tiba-tiba, layaknya ada tamu, cukup tutupi bayi dengan kain lalu sambut tamu. Ibu sebaiknya tidak panik dan tergesa-gesa saat ada suasana genting dan bayi tetap menyusui agar tidak mengganggu bayi. Ketika bayi telah kenyang, ia dapat berhenti menyusu dengan sendirinya.

7. Menyusui tiap-tiap 2-3 jam

Jadwal menyusui yang tertata dapat makin lama merangsang memproduksi ASI. Terutama saat bayi baru lahir. Bayi baru lahir kebanyakan minum ASI sampai 12 kali didalam sehari. Berikanlah ASI tiap-tiap 2-3 jam, bahkan saat bayi sedang tidur. Hal ini agar nutrisi bayi tercukupi.

8. Jangan pakai dot atau botol

Selama 6 bulan pertama bayi, menyusui wajib jadi cuma satu langkah bayi mendapat asupan makanan dan minumannya. Bahkan saat Anda telah memompa susu sampai berbotol-botol. Dengan pakai dot, bayi dapat mengalami kebingungan manakah yang merupakan puting ibu, bahkan aliran dot atau botol lebih lancar dan kencang. Bisa-bisa bayi dapat menolak disusui langsung oleh ibu. Hal ini dapat mengakibatkan memproduksi ASI berkurang bahkan sampai berhenti.

9. Menstabilkan emosi

Memiliki bayi memang memerlukan tenaga ekstra, bahkan jikalau ibu wajib jalankan banyak tugas lainnya, baik tugas sebagai ibu rumah tangga maupun yang berkarir. Ketika Anda jadi stres, perihal ini dapat mengakibatkan memproduksi ASI terganggu karena hormon didalam tubuh terguncang. Ibu bisa berharap tolong terhadap pasangan atau keluarga untuk mengurus keperluan sehari-hari dan rekan kerja untuk mengurus kerjaan Anda.

10. Mencukupkan selagi tidur

erkesan {mustahil|tidak mungkin|kemungkinannya sangat kecil} memang bahkan bayi memang kerap bangun tiba-tiba. Atur jadwal tidur Anda. Misal, saat bayi tidur maka ibu terhitung turut tidur. Bisa terhitung dengan kurangi kegiatan di didalam maupun luar rumah.

11. Makan makanan bergizi

Selama era menyusui yang eksklusif, ibu memerlukan tambahan asupan kalori sebesar 300-500 kalori tiap-tiap hari. Makanan bergizi dan sehat dapat menaikkan memproduksi dan kualitas ASI. Tidak ada makanan spesifik untuk dikonsumsi, yang penting bergizi dan sehat.

12. Banyak mengonsumsi air mineral

Rutin dan memenuhi keperluan air mineral dapat mendukung ASI agar konsisten diproduksi secara teratur. Tidak cuma air mineral, minum jus tanpa gula baik buah maupun sayur dapat memperbanyak ASI. Hindari minuman yang memiliki kandungan bahan kimia dan kafein karena dapat berpengaruh buruk bagi bayi.

13. Meminum suplemen penambah ASI

Bagi Anda yang tetap saja memproduksi ASI didalam jumlah yang sedikit, Anda bisa mencoba untuk meminum suplemen penambah ASI. Namun pasti saja dengan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kadar atau bidan, suplemen mana yang sesuai untuk dikonsumsi.

14. Tidak mengonsumsi obat-obatan tidak cuman suplemen penambah ASI

Dokter kadar maupun bidan kebanyakan menyarankan terhadap ibu untuk tidak mengonsumsi obat-obatan baik sepanjang era hamil maupun menyusui. Hal ini bisa pengaruhi atau berdampak buruk bagi bayi sebagai akibat berasal dari bahan-bahan kimia yang ada didalam obat. Jika memang ibu didalam suasana darurat untuk mengonsumsi obat maupun pil KB didalam era menyusui, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu terhadap dokter ataupun bidan.

Artikel Terkait:
Torbangun & Breastfeeding Supplements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *