Kurma Sukari Ruthab, Kurma Favorit Para Raja

Jika bertanya jenis kurma apa yang paling disukai oleh para raja, maka jawabannya adalah kurma sukari ruthab. Ya, kurma memang sudah dikenal sebagai buah yang sangat diminati oleh banyak orang, termasuk di Indonesia. Buah yang berasal dari Timur Tengah ini selalu menghiasi pasar dan toko di Indonesia, terutama saat bulan Ramadan. Hal ini karena umat muslim memang dianjurkan untuk memakan buah kurma saat berbuka puasa. Kandungan gula alami yang terdapat di dalam buah kurma mampu mengembalikan energi pada tubuh. Sehingga, mengonsumsi kurma saat berbuka puasa sangat cocok untuk menyegarkan tubuh setelah berpuasa seharian.

Salah satu jenis kurma yang paling banyak diminati oleh masyarakat adalah kurma jenis sukari ruthab. Kurma jenis ini disebut sebagai sukari basah karena berada dalam fase ruthab. Karena itu, kurma ini menawarkan rasa manis yang legit saat dimakan. Kurma sukari ini juga populer disebut sebagai kurma raja. Penyebutan ini bukan tanpa alasan, hal ini karena kurma sukari memang menjadi kurma yang difavoritkan oleh para raja pada zaman dahulu. Sehingga, para raja seringkali diberikan kurma sukari sebagai hidangan. Kelezatan dan manfaat dari kurma sukari yang menjadikan para raja sangat menyukai kurma sukari ini. Berikut adalah ciri khas dan khasiat dari buah kurma yang berasal dari Madinah ini :

  1. Ciri Khas

Kurma sukari lebih besar dari jenis kurma lainnya dengan bentuk yang kerucut dan berkerut dengan tekstur buah yang sedikit kasar. Warna dari buah kurma ini coklat tetapi lebih terang dengan ujung ranum yang berwarna kuning. Kurma sukari memiliki rasa yang khas yaitu renyah di luar, namun terasa lembut di bagian dalamnya. Dengan rasa manis yang legit semakin menambah kelezatan dari kurma sukari.

  1. Khasiat

Kurma sukari memiliki khasiat yang banyak seperti kurma pada umumnya. Tetapi, kurma sukari ini lebih dikenal karena mampu meningkatkan vitalitas pria.

 

Dengan banyaknya peminat, semakin banyak toko yang jual kurma sukari baik saat bulan Ramadan maupun tidak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *